Simulasi Lengkap Tabel Cicilan KUR BRI 2026 Plafon Rp10 Juta hingga Rp100 Juta untuk Modal UMKM

Senin, 12 Januari 2026 | 08:35:14 WIB
Simulasi Lengkap Tabel Cicilan KUR BRI 2026 Plafon Rp10 Juta hingga Rp100 Juta untuk Modal UMKM

JAKARTA - Perencanaan pembiayaan menjadi langkah awal yang penting sebelum pelaku usaha memutuskan mengajukan pinjaman ke bank. Salah satu referensi yang paling sering dijadikan rujukan adalah skema cicilan Kredit Usaha Rakyat atau KUR dari BRI.

Memasuki tahun 2026, perhatian pelaku UMKM kembali tertuju pada pembaruan tabel cicilan KUR BRI yang dinilai relevan untuk kebutuhan modal. Informasi ini dianggap krusial karena dapat membantu memperkirakan beban angsuran sejak awal.

Tabel cicilan KUR BRI 2026 sendiri menampilkan simulasi pinjaman dengan plafon mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta. Setiap nominal disesuaikan dengan pilihan tenor agar calon debitur dapat menentukan skema paling ideal.

Banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang secara khusus mencari tabel KUR BRI 2026 dengan pinjaman awal Rp10 juta. Nominal tersebut dinilai cukup fleksibel untuk memulai atau mengembangkan usaha skala mikro.

Kehadiran tabel cicilan ini memudahkan masyarakat dalam menghitung estimasi kewajiban bulanan. Dengan begitu, risiko keterlambatan pembayaran dapat diminimalkan sejak perencanaan awal.

Melalui simulasi angsuran yang tersedia, calon debitur bisa menyesuaikan cicilan dengan arus kas usaha. Hal ini penting agar usaha tetap berjalan tanpa terganggu beban kredit.

Pada tahun 2026, suku bunga KUR BRI ditetapkan sekitar 6 persen per tahun sesuai ketentuan pemerintah. Kebijakan ini membuat KUR tetap menjadi salah satu pembiayaan paling terjangkau bagi UMKM.

Pemahaman menyeluruh terhadap tabel KUR BRI membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih rasional. Perencanaan yang matang sebelum pengajuan akan berdampak positif pada keberlanjutan usaha.

Gambaran Umum Tabel Cicilan KUR BRI 2026

Tabel pinjaman KUR BRI 2026 menyajikan rincian cicilan berdasarkan plafon dan tenor. Informasi ini dirancang agar mudah dipahami oleh calon debitur dari berbagai latar belakang usaha.

Untuk pinjaman Rp10 juta, cicilan bulanan bervariasi sesuai jangka waktu. Tenor yang lebih panjang akan menghasilkan angsuran lebih ringan namun dengan durasi pembayaran lebih lama.

Pilihan tenor mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan tersedia untuk berbagai plafon. Fleksibilitas ini memberikan ruang bagi pelaku usaha menyesuaikan kemampuan bayar.

Selain plafon kecil, KUR BRI 2026 juga menyediakan pinjaman hingga Rp100 juta. Skema ini menyasar pelaku UMKM yang membutuhkan modal lebih besar untuk ekspansi usaha.

Setiap simulasi cicilan telah disesuaikan dengan bunga yang berlaku. Dengan demikian, angka yang ditampilkan dapat menjadi acuan awal sebelum proses pengajuan.

Melihat tabel cicilan sejak awal juga membantu pelaku usaha menyusun proyeksi keuangan. Perhitungan ini penting agar cicilan tidak mengganggu operasional harian.

Cara Mengajukan KUR BRI 2026

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu datang langsung ke kantor cabang atau secara online. Kedua metode ini dirancang untuk memudahkan akses pembiayaan bagi UMKM.

Bagi pengajuan langsung, calon debitur cukup membawa dokumen persyaratan ke kantor BRI terdekat. Petugas bank akan membantu proses verifikasi dan pengisian data.

Sementara itu, pengajuan online menjadi pilihan praktis bagi pelaku usaha yang ingin menghemat waktu. Proses ini dapat dilakukan melalui laman resmi KUR BRI.

Langkah awal pengajuan online dimulai dengan membuka laman https://kur.bri.co.id. Calon debitur kemudian login menggunakan email dan kata sandi yang telah terdaftar.

Setelah masuk, pemohon dapat memilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”. Tahap ini dilanjutkan dengan membaca syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pemohon perlu mencentang pernyataan sebagai nasabah BRI dan menyetujui pengajuan pinjaman. Selanjutnya, sistem akan meminta verifikasi bahwa pengguna bukan robot.

Pengisian data diri dan data usaha harus dilakukan secara lengkap dan benar. Ketelitian pada tahap ini akan memperlancar proses selanjutnya.

Dokumen pendukung seperti KTP, keterangan usaha, pas foto, dan foto usaha wajib diunggah. Kelengkapan dokumen menjadi salah satu faktor penilaian utama.

Setelah semua data terisi, pemohon dapat menghitung simulasi angsuran. Fitur ini memungkinkan calon debitur melihat perkiraan cicilan bulanan.

Tahap akhir adalah mengajukan pinjaman melalui sistem. Informasi mengenai status pengajuan akan ditampilkan setelah proses awal selesai.

Meski pengajuan dilakukan secara online, nasabah tetap akan menjalani survei fisik. Proses pencairan dana juga mengharuskan datang ke kantor BRI terdekat.

Syarat Penting Pengajuan KUR BRI 2026

Pengajuan KUR BRI 2026 mensyaratkan beberapa dokumen utama. Dokumen ini digunakan untuk memastikan kelayakan calon debitur.

Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga menjadi syarat wajib. Identitas ini digunakan untuk verifikasi data pribadi.

Calon debitur harus berusia minimal 17 tahun atau 21 tahun untuk KUR Mikro. Ketentuan usia ini disesuaikan dengan jenis pinjaman.

Bagi pemohon yang telah menikah, akta nikah perlu dilampirkan. Dokumen ini melengkapi data administrasi keluarga.

Pinjaman di atas Rp50 juta mewajibkan kepemilikan NPWP. Persyaratan ini mengikuti ketentuan pembiayaan dengan plafon besar.

Selain itu, pemohon harus memiliki NIB atau surat keterangan usaha. Bukti ini menunjukkan bahwa usaha benar-benar aktif.

Usaha yang diajukan minimal telah berjalan selama 6 bulan. Ketentuan ini bertujuan memastikan keberlanjutan usaha.

Calon debitur juga tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain. Pengecualian diberikan untuk kredit konsumtif tertentu.

Rincian Tabel Pinjaman KUR BRI 2026

Untuk pinjaman Rp10 juta, cicilan 12 bulan sebesar Rp883.333 dan tenor 60 bulan Rp216.667. Angka ini memberikan gambaran fleksibilitas cicilan.

Pinjaman Rp20 juta memiliki cicilan 12 bulan Rp1.766.667 hingga 60 bulan Rp433.333. Skema ini cocok untuk usaha yang mulai berkembang.

Pada plafon Rp30 juta, cicilan 12 bulan tercatat Rp2.650.000 dan tenor 60 bulan Rp650.000. Perbedaan tenor memberikan opsi pengelolaan kas.

Pinjaman Rp40 juta menawarkan cicilan mulai Rp3.533.333 untuk 12 bulan. Tenor terpanjangnya mencapai Rp866.667 per bulan.

Untuk plafon Rp50 juta, cicilan 12 bulan sebesar Rp4.416.667. Sementara tenor 60 bulan berada di angka Rp1.083.333.

Pinjaman Rp60 juta memiliki cicilan 12 bulan Rp5.300.000. Tenor 60 bulan tercatat Rp1.300.000.

Pada plafon Rp70 juta, cicilan 12 bulan sebesar Rp6.183.333. Tenor terpanjangnya Rp1.516.667.

Pinjaman Rp80 juta menawarkan cicilan 12 bulan Rp7.066.667. Untuk 60 bulan, cicilan berada di angka Rp1.733.333.

Plafon Rp90 juta memiliki cicilan 12 bulan Rp7.950.000. Tenor 60 bulan tercatat Rp1.950.000.

Sementara pinjaman Rp100 juta memiliki cicilan 12 bulan Rp8.833.333. Untuk tenor 60 bulan, angsuran mencapai Rp2.166.667.

Terkini