Bank Mega Syariah

Bank Mega Syariah Catat Pertumbuhan KPR Flexi Home Tertinggi 2025

Bank Mega Syariah Catat Pertumbuhan KPR Flexi Home Tertinggi 2025
Bank Mega Syariah Catat Pertumbuhan KPR Flexi Home Tertinggi 2025

JAKARTA - Di tengah tantangan industri perbankan sepanjang 2025, Bank Mega Syariah berhasil mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan rumah berbasis syariah. Produk Flexi Home menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ini.

Berdasarkan laporan Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, hingga akhir 2025 pembiayaan PPR Flexi Home tercatat mencapai Rp103 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 37,67% secara tahunan.

Capaian tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk pembiayaan perumahan berbasis syariah Bank Mega Syariah.

Menurut Benadicto, kepercayaan masyarakat dipengaruhi oleh persepsi pembiayaan rumah sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif aman. Hal ini semakin menarik di tengah dinamika pasar properti yang masih menantang.

Faktor Pendukung Pertumbuhan PPR Flexi Home

Bank Mega Syariah menilai pertumbuhan pembiayaan griya didorong oleh kesadaran nasabah akan pentingnya properti sebagai aset investasi. Tren ini semakin menguat seiring meningkatnya edukasi keuangan dan literasi produk syariah.

Selain itu, fleksibilitas skema cicilan Flexi Home menjadi daya tarik utama bagi nasabah. Skema ini memberikan kepastian pembayaran sekaligus memudahkan calon pemilik rumah dalam mengatur keuangan.

Pertumbuhan PPR Flexi Home juga mencerminkan strategi selektif bank dalam menyalurkan pembiayaan. Bank tetap menjaga kualitas portofolio agar risiko kredit macet dapat diminimalkan.

Benadicto menekankan, pendekatan selektif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bank Mega Syariah. Langkah ini sekaligus memastikan pertumbuhan pembiayaan tetap berkelanjutan.

Prospek dan Strategi Bank Mega Syariah di 2026

Memasuki tahun 2026, Bank Mega Syariah melihat prospek pembiayaan griya masih menarik. Segmen end-user maupun investor dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan.

Meski optimistis, perseroan tetap mencermati kondisi makroekonomi global dan domestik. Perkembangan ekonomi ini akan memengaruhi keputusan pembiayaan dan strategi penyaluran kredit.

Benadicto menyatakan strategi 2026 adalah mendorong pertumbuhan yang berkualitas dan selektif. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga kualitas aset sekaligus meningkatkan portofolio pembiayaan.

Bank Mega Syariah juga berencana meningkatkan kerja sama dengan developer properti untuk memperluas jangkauan pembiayaan. Sinergi ini diharapkan menjangkau pasar potensial di luar kota besar yang selama ini belum tergarap optimal.

Digitalisasi proses pembiayaan menjadi fokus lain untuk memberikan kemudahan bagi nasabah. Proses cepat dan sederhana akan meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus menumbuhkan minat calon pemilik rumah.

Strategi promosi melalui pameran properti dan edukasi masyarakat juga akan terus digalakkan. Hal ini diyakini mampu meningkatkan literasi pembiayaan syariah sekaligus mendorong pertumbuhan PPR Flexi Home.

Bank Mega Syariah optimistis kombinasi strategi selektif, digitalisasi, dan promosi dapat mempertahankan pertumbuhan positif. Fokus utama tetap pada pembiayaan berkualitas yang sesuai prinsip syariah dan aman bagi nasabah.

Pendekatan ini memungkinkan bank untuk tetap adaptif menghadapi dinamika pasar properti. Bank juga dapat memanfaatkan momentum pertumbuhan end-user dan investor yang masih tinggi.

Dengan strategi yang tepat, Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan griya tetap berkelanjutan. Hal ini sekaligus menjaga kepercayaan nasabah dan kualitas portofolio di tengah tekanan ekonomi.

Capaian PPR Flexi Home sepanjang 2025 menjadi bukti kesuksesan strategi Bank Mega Syariah. Produk ini berhasil menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat posisi bank di sektor pembiayaan perumahan syariah.

Bank juga tetap memperhatikan risiko makroekonomi dan potensi perubahan tren pasar properti. Evaluasi berkala ini menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk menjaga stabilitas portofolio.

Prospek 2026 menjadi momentum penting bagi Bank Mega Syariah untuk memperkuat penetrasi pasar. Bank menargetkan perluasan jangkauan pembiayaan dan peningkatan layanan agar pertumbuhan lebih maksimal.

Fokus pada kualitas pertumbuhan menjadi kunci agar bank tetap sehat sekaligus menarik minat investor. Strategi ini juga mendorong pertumbuhan pembiayaan yang lebih stabil di tengah tantangan ekonomi.

Bank Mega Syariah optimistis langkah-langkah strategisnya dapat menciptakan ekosistem pembiayaan rumah syariah yang berkelanjutan. Hal ini diharapkan mendorong peningkatan portofolio konsumer dan kepercayaan masyarakat.

Pertumbuhan PPR Flexi Home menunjukkan bahwa pembiayaan syariah masih diminati. Bank Mega Syariah akan terus memanfaatkan peluang ini melalui strategi inovatif dan adaptif.

Digitalisasi, kerja sama strategis, dan promosi edukatif menjadi pilar utama pertumbuhan pembiayaan griya Bank Mega Syariah. Ketiga pilar ini diyakini mampu menjaga momentum pertumbuhan di tahun 2026.

Dengan strategi selektif dan fokus pada kualitas, Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan griya yang berkelanjutan. Bank tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan nasabahnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index